Kecepatan 4G di Singapura Paling Cepat di Dunia, Bagaimana dengan Indonesia?

Beberapa hari lalu OpenSignal merilis kembali daftar studinya mengenai kecepatan dan tersedianya jaringan internet 4G yang ada di seluruh dunia. Riset ini diberi judul ‘The State of LTE’ dan dilakukan dari tanggal 1 Oktober hingga 29 Desember 2017 lalu.

Berdasarkan laporan terbaru tersebut, Singapura masih menjadi negara pertama yang menawarkan internet 4G tercepat di dunia. Negara tetangga itu memiliki kecepatan rata-rata 44,31Mbps untuk jaringan 4G.

Untuk Posisi kedua diisi oleh Belanda dengan kecepatan 4G maksimal menyentuh angka 42,12Mbps. Sementara di posisi ketiga ada Norwegia dengan kecepatan rata-rata 41,20Mbps.

Lalu, bagaimana dengan kecepatan 4G di Indonesia? Dikutip dari situs OpenSignal, internet 4G Indonesia ternyata hanya ada di peringkat tiga terbawah dari 88 negara yang masuk dalam daftar riset ini. Dari data riset tersebut kecepatan internet 4G di Indonesia hanya mencapai 8,92Mbps.

Posisi kecepatan internet Indonesia hanya di atas Algeria dan India. Meskipun begitu, kecepatan internet Indonesia sudah lebih tinggi dari laporan sebelumnya, yakni 7,71Mbps.

Dalam studi ini, OpenSignal juga mengukur kecepatan rata-rata proses pengunduhan di setiap negara saat terhubung dengan jaringan LTE. Akan tetapi pengukuran ini juga hanya dilakukan untuk jaringan internet 4G saja.

OpenSignal menyebutkan kecepatan internet 4G yang ada di setiap negara sebenarnya tergantung dari beberapa faktor. Beberapa di antaranya adalah spektrum yang digunakan untuk jaringan 4G, teknologi yang dipakai, serta kepadatan dalam jaringan 4G tersebut.

Riset ini juga menemukan bahwa kecepatan internet 4G di sejumlah negara telah mengalami peningkatan. Hal ini bisa dilihat dari jumlah negara yang memiliki kecepatan 4G rata-rata 30Mbps mencapai 18 negara, padahal berdasarkan riset sebelumnya cuma 13 negara.

Sedangkan negara yang memiliki kecepatan internet rata-rata mulai dari 20Mbps juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya hanya sekitar 55 persen, saat ini jumlah tersebut mengalami kenaikan 60 persen.

Dari sisi ketersediaan jaringan 4G, saat ini Korea Selatan masih menduduki posisi puncak. Ketersediaan internet cepat di negara tersebut mencapai 97,49%. Di posisi dua ada Jepang dengan ketersediaan 94,70 persen, dan Norwegia ada 92,16 persen.

Indonesia berada di urutan ke-52 dengan persentase 72,39 persen. Untuk data ini, OpenSignal mengukurnya berdasarkan proporsi waktu pengguna yang memiliki akses ke jaringan tertentu.

Secara garis besar, cakupan 4G dari laporan ini juga memiliki peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari jumlah negara yang memiliki cakupan 4G hingga 90 persen kini mencapai 5 negara, naik dari sebelumnya dari 2 negara.

Riset oleh OpenSignal ini dilakukan pada 4,8 juta perangkat dengan 58 miliar pengukuran. Hasil riset ini juga mencatat kecepatan maksimal yang dapat dicapai dari 4G adalah 45Mbps.

Hal tersebut didasarkan pada pengukuran yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, untuk menembus kecepatan hingga 50Mbps, tentu sangat sulit terjadi.

Kenaikan kecepatan jaringan 4G dan cakupannya ini sudah tentu didukung adanya infrastruktur teknologi yang memang dikejar oleh pemerintah. Tapi tentunya bukan hanya dari segi hardware, melainkan juga adanya dukungan keamanan sistem yang saat ini menjadi concern dari para pemilik perusahaan.